Ajaran filsafat Nyaya dalam memecahkan masalah menggunakan empat metode yang disebut, mohon dibantu

Posted on


Ajaran filsafat Nyaya dalam memecahkan masalah menggunakan empat metode yang disebut


mohon dibantu​

Jawaban:

4 Cara Memperoleh Pengetahuan Menurut Nyaya Darsana (Catur Pramana):

1. Pratyakasa Pramana (Pengamatan):

Pramana pertama adalah Pratyaksa.Pratyaksa adalah pengamatan.Cara kerjanya seperti ini. Segala sesuatu yang eksis di luar kita (manusia) bisa mengamati keberadaannya selama ia dicerap panca indera. Di sini kita bisa melihat bahwa Nyaya betul-betul realis-empiris.Pandangan seperti ini belakangan baru berkembang di Barat beberapa abad setelah Masehi, tepatnya pada filosofi Empirisme-nya David Hume.

2. Anumana Pramana (Penyimpulan)

Anumana adalah pramana yang cukup penting karena ini adalah penyimpulan. Konsep sebenarnya adalah bahwa antara subjek yang pe- lindungan dan objek yang diamati terdapat sesuatu antara.Ini sangat berbeda dengan silogisme Aristoteles.Silogisme Nyaya tetap berdasarkan realitas, dan perantara antara subjek dan objek yang diamati tersebut juga bersifat empiris.

3. Upamana Pramana (Perbandingan)

Upamana adalah cara memperoleh pengetahuan dengan cara analogiatau perbandingan. Konsep dasarUpamana adalah membandingkan (menganalogikan) sesuatu dengan sesuatu yang lain hampir sama agar apa yang kita bandingkan tersebut diimplementasikan oleh orang lain walaupun orang tersebut belum pernah menyaksikan secara langsung apa yang kita maksudkan. Namun, penetahuan yang diperoleh dengan cara ini tergantung dari jumlah variabel yang dibandingkan, semakin banyak variabel yang dibandingkan maka, akan semakin banyak untuk mendapatkan kemungkinan benar.

4. Sabda Pramana (Penyaksian)

Pramana yang terakhir adalah Sabdha atau kesaksian.Pengetahuan bisa mendapatkan kesaksian orang yang mumpunyai tentang sesuatu hal dan yang tidak bisa dipercaya.Dalam hal ini, Weda adalah bukti yang bisa dipercaya kebenarannya.Orang yang bisa membuktikan kebenarannya sebagai sumber pengetahuan yang disebut Laukika (logika), sementara kitab suci Weda sebagai sumber pengetahuan disebut Vaidika.Walaupun kita tidak dapat melihat secara langsung, tapi kita percaya kepada orang yang pernah membaca kitab weda tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published.